Aku menangis
dalam mencintai negri ini
Ini kisah sebuah negri dimana banyak
menyimpan berjuta cerita luar biasa,luar biasa hebatnya bahkan luar biasa
gilanya.Jika anda berbicara tentang indah,maka disinilah tempatnya.Jika anda
berbicara tentang kaya,maka disini jugalah tempatnya.Lalu jika anda berbicara
tentang gila dan kegilaan,maka disini jugalah anda akan menemukannya.
Ini negri yang sangat kaya lagi
indah.Tidakkah anda percaya? Jika tidak,silahkan lemparkan pandangan anda di
segala penjuru negri ini,maka anda akan melihat keindahan yang indah
dimana-mana.Lalu coba anda perhatikan lagi betapa alam negri ini menjanjikan
hasil bumi yang berlimpah,sungguh berlimpah ruah.Sudahkah anda percaya? saya
harap anda sudah mempercayainya.Jika tidak,tidak ada kewajiban saya sedikitpun untuk
membuat anda sampai memepercayainya,toh setiap manusia berhak untuk percaya
atau tidak terhadap sesuatu tanpa ada hal yang memaksanya.
Kemudian mari kita bahas tentang
gila dan kegilaannya.Memang begitulah sifat tuhan,ia mengatur segala sesuatu
dengan sangat adil.Tuhan memberikan keindahan dan sumber daya alam yang
berlimpah untuk negri ini,tapi tidak menganugrahkan manusia yang pandai untuk
menjaganya.Inilah faktanya bahwa kekayaan itu lebih cenderung mendatangkan
keburukan daripada kebaikan.Ia bisa melalaikan manusia yang tak mampu
menyikapinya.Inilah yang terjadi pada negriku ini,negri yang walau bagaimanapun
tetap harus aku cintai.
Jadi inilah negri kebanggaanku kawan,tanah
dimana darahku tumpah untuk pertama kalinya.Negri kaya tapi binasa karena ulah manusianya
sendiri,negriku Indonesia .Bagaimanapun gilanya negri ini,tetaplah harus kucintai.Karena
kalau bukan aku dan aku-aku yang lain dari negri ini,siapa lagi yang akan
mencintai dan membela negri gila ini.Indonesiaku memang belum baik untuk saat
ini,tapi disanalah seharusnya kita memainkan peran,peran untuk memperbaiki
negri gila ini.Untuk sekarang biarlah ia tetap dengan kegilaannya,dan kita
tetap dengan usaha kita untuk menyembuhkan kegilaannya.Ini hanyalah sebuah
siklus kehidupan yang harus dilewati,tak perlulah terlalu dihayati,hanya saja
silahkan dinikmati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar